Curhat Colongan

Anak-anak

Saya ini selalu suka sama anak kecil. Makanya waktu ngeliat anak kecil yang kurang beruntung, seperti pada postingan Mba Elsa ini, saya jadi mbrebes mili.

Anak-anak seharusnya asyik bermain-main, seharusnya diberi curahan kasih sayang, bukannya malah diajak mengemis atau mengamen.

Semua anak-anak itu punya mata yang indah, mata yang masih bening. Belum ternoda oleh dosa. Itulah yang bikin saya jatuh cinta.

Mungkin saat ini saya belum diberi kesempatan untuk memiliki anak. Namun saya bahagia masih bisa bermain-main dengan anak-anak salah satu pegawai kantor. Yang istrinya pun sudah saya anggap sebagai kakak saya sendiri.

Hari Rabu kemaren, teman sekantor saya itu lembur, jadi saya main ke rumahnya dan mengajak istri dan anak-anaknya makan malam bersama. Setelah itu kami pergi belanja diaper bersama dan berakhir nonton tivi di rumah saya. Bahagia rasanya. Layaknya punya seorang kakak perempuan dan punya ponakan-ponakan lucu.

Kita menghabiskan waktu dengan lari-larian mengejar si adek yang berumur 3 tahun namun sangat aktif, menulis dan menggambar bersama si kakak yang berusia 4 tahun, mengobrol dengan ibunya, membuatkan susu, nonton kartun bareng.. Sampai ayahnya datang menjemput 3 jam kemudian.

Mungkin saya sudah terlalu lama tinggal sendirian di rumah kontrakan saya itu. Sehingga kebersamaan, canda tawa anak-anak menjadi hal yang sangat penting buat saya. Dan itu memang berpengaruh sekali dengan mood saya keesokan harinya. Meskipun harus tidur jam setengah 1 lebih, meskipun kurang tidur, namun semuanya terbayar dengan kebahagiaan bersama anak-anak yang menggemaskan.

Makanya saya selalu bahagia kalo berkunjung ke tempat Mamanya Raja, Papanya Andrew dan Emma, Bundanya Samara, Mamanya Nara dan Leandra dan blog-blog keluarga bahagia lainnya. Kusutnya pikiran setelah bekerja seharian bisa terganti senyum bahkan tawa saat membaca cerita dan melihat foto mereka. I feel so blessed..

Mohon doanya ya teman-teman, semoga Allah swt berkenan mengkaruniai keluarga kecil kami Marwan junior atau Aninda junior. Aamiin.πŸ™‚

39 thoughts on “Anak-anak

  1. Iya mbak sedih deh kalau ngeliat anak kecil udah ngamen gitu😦
    Kasian…
    Aku sendiri belum pengen punya anak, tapi kalo liat2 blog yang mbak sebutin di atas, aku juga seneng ngeliatnya hehehehe~

      1. eh, beneran bayangin…aku ini cengeng….nonton dibawah lindungan ka’bah aja nangis tes tes…apalagi nonton my sister’s keeper…..nonton Endless Love, Eun Soh itu juga sampe basahhhh bantalnya

        eh beneran deh, aku kemarin baru liat The Odd of Timothy Green, tersentuhhh bgt! mana anaknya ganteng pulaπŸ™‚

      2. Aku juga nonton Di bawah lindungan Ka’bah, My Sister’s Keeper sama Endless love nangis2 kejer Luk.. Kalo The Odd of Timothy Green belum pernah nonton. Cari aaah… :p

  2. Semoga segera diberi momongan penyejuk pandanganπŸ™‚

    Dulu saya juga seneng kalo liat anak2. Jiwa keibuan saya terpanggil *halah* Bawaannya pengen meluk aja.
    Tapi, sekarang berubah drastis. Kalo liat anak kecil, justru jiwa kebocahan saya yang terpanggil. Bawaannya pengen ngisengin tu bocah2 sampe nangis *asal nggak ketahuan emaknya aja*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s